Teleskop terbesar di dunia akan dibangun di gurun pasir sebelah utara Cile dengan biaya lebih dari US$ 1 miliar atau Rp 9 triliun. European Southern Observatory mengatakan teleskop itu akan mencari dunia lain di antariksa yang mirip dengan bumi yang kita huni.
Teleskop yang luar biasa besar itu, berdiameter 42 meter, akan mengamati langit untuk mencari eksoplanet, atau planet di luar tata surya, sekaligus mengungkap misteri materi dan energi gelap. Teleskop itu akan dibangun di gurun Atacama pada ketinggian 3.060 meter di atas permukaan laut di pegunungan sebelah utara Cile.
Kawasan gurun itu dinilai amat sempurna untuk membangun teleskop besar karena kadar uap air yang rendah dan langit malam yang bersih tanpa polusi cahaya. “Ukuran teleskop itu memungkinkan kita melihat planet yang pada dasarnya mirip dengan bumi,” kata Lars Lindberg Christensen, kepala departemen publik dan pendidikan observatorium di Garching, Jerman, Selasa (27/4).
Teleskop yang diperkirakan dapat mulai beroperasi pada 2018 itu juga dirancang khusus untuk menguji fisika dasar ke tingkat lanjutan yang sebelumnya tak mungkin dilakukan. “Kami akan mempelajari lubang hitam, galaksi dan materi serta energi gelap, dua komposit bagian dari alam semesta yang belum diketahui hingga saat ini.”
solopos.com
Kategori
Submit Artikel
Agama
Bisnis
Blog
Budaya
Cinta dan Hubungan
Design
Dunia Kepenulisan
Fenomena (Aneh Tapi Nyata)
Forex
Hacking
Hukum Dan Undang Undang
Ilmu Pengetahuan
Investasi
Isu Sosial Masyarakat
Kecantikan Dan Perawatan Tubuh
Kesehatan Dan Olahraga
Kisah Sukses/Wawancara Khusus
Komik
Kontroversi
Lowongan Kerja
Majalah
Marketing
Motivasi Dan Pengembangan Diri
Notepad
Novel
Otomotif
Pariwisata
Pemerintah
Pendidikan (Sekolah)
Pengelolaan Keuangan
Photo
Puisi Dan Cerpen
Rekening Online E-Currency
Resep Masakan
Seni
Seo
Serba-Serbi
Sulap
Teknologi
Unik
Webmaster Dan Webdesign

0 komentar